Failed to connect to MySQL: Access denied for user 'btklppm1_admin'@'localhost' (using password: YES) BTKLPP Medan

PENGAMBILAN DAN PEMERIKSAAN SPESIMEN AIR MINUM ISI ULANG TERKAIT PENYAKIT BERPOTENSI KLB DI KABUPATEN ASAHAN PROPINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2017

Posted By admin | Wednesday 18th of April 2018 01:48:56 PM | Agenda

Air merupakan suatu sarana utama untuk meningkatkan derajat kesehatan manusia, karena air merupakan salah satu media dalam berbagai macam penularan penyakit. Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan air dapat dibagi dalam kelompok-kelompok berdasarkan cara penularannya. Beberpa penyakit yang dapat ditularkan melalui air adalah diare, thypoid, kolera.

Kuantitas air yaitu jumlah kebutuhan air bersih yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kuantitas air yang diperlukan untuk berbagai penggunaan oleh masyarakat adalah berbeda-beda tergantung kepada tingkat sosial budaya, suhu atau iklim dan ketersediaannya yang ditentukan berbagai faktor seperti pemakaian meter air, faktor sosial ekonomi yaitu populasi dan tingkat kemampuan ekonomi masyarakat. Syarat kualitas air meliputi persyaratan fisik, kimiawi, bakteriologis dan radio aktif. Syarat-syarat tersebut merupakan suatu kesatuan,jadi jika ada satu parameter saja yang tidak memenuhi syarat, maka air tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Pemakaian air minum yang tidak memenuhi baku kualitas air tersebut dapat menimbulkan berbagai gangguan dari segi kesehatan, estetika dan ekonomis.

Kebutuhan masyarakat akan kualitas dan kuantitas air minum yang memenuhi persyaratan sangatlah tinggi. Selain bersumber dari PDAM dan sumur, air minum isi ulang merupakan sumber air minum yang dari hari ke hari semakin banyak peminatnya di tengah-tengah masyarakat khusunya di Kabupaten Asahan. Hal itu bisa terlihat dari pertumbuhan jumlah depot air minum isi ulang yang terus bertambah dari waktu ke waktu.

Salah satu tugas pokok dan fungsi Balai Teknik Kesehatan Lingkungan & Pengendalian  Penyakit  (BTKLPP) Kelas I Medan  sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan adalah melaksanakan Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan, dimana salah satu bentuk kegiatannya adalah dengan melakukan uji petik kualitas air minum pada depot air minum isi ulang dan memberikan masukan-masukan untuk perbaikan ke depannya.

Pada pemeriksaan kualitas air minum terhadap 8 depot air minum isi ulang yang terdapat di  Kabupaten Asahan, keseluruhan depot (100%)  memiliki kualitas air minum yang belum memenuhi persayaratan menurut Permenkes 492 Tahun 2010, dimana parameter yang tidak memnuhi nilai baku mutu adalah pH, Total Coliform dan deterjen.

Pada inspeksi sanitasi yang dilakukan terhadap 8 depot air minum isi ulang yang terdapat di  Kabupaten Asahan, 6 depot (75% ) menggunakan air tanah sebagai sumber air sedangkan sisanya menggunakan air PDAM. Pada inspeksi sanitasi yang dilakukan terhadap 8 depot air minum isi ulang yang terdapat di  Kabupaten Asahan, terdapat  4 depot (50%) yang belum memenuhi kelaikan fisik.

Untuk memperbaiki kualitas air minum isi ulang yang dihasilkan, diharapkan kepada pengusaha depot untuk melakukan pergantian secara rutin filter dan lampu UV yang digunakan, supaya tidak terdapat parameter-parameter yang melebihi nilai ambang batas baku mutu.

Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan disarankan untuk tetap memantau secara berkala kualitas sumber air maupun kualitas finish produk pada depot-depot air minum isi ulang yang ada di Kabupaten Asahan.

Komentar (0)

Komentar hanya diizinkan ke pengguna yang memiliki akun aktif pada web ini. Silahkan login atau mendaftar disini untuk meninggalkan komentar.