Failed to connect to MySQL: Access denied for user 'btklppm1_admin'@'localhost' (using password: YES) BTKLPP Medan

Faktor Risiko Penyakit TB Paru di 7 Kawasan Danau Toba

Posted By admin | Monday 2nd of April 2018 03:07:40 PM | Pengumuman

       Hasil survei faktor risiko penyakit TB Paru di 7 kabupaten kawasan danau Toba tahun 2017 dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 48 : Distribusi Respondrn berdasarkan hasil pemeriksaan Sputum di 7 Kabupaten Kawasan  Danau Toba  Tahun 2017

 

Dari tabel di atas terlihat bahwa :

  1. Di Kabupaten Simalungun terdapat 100responden. Dari 100 respondendidapat 43 responden yang diduga positif TB. Setelah pemeriksaan selama 3 hari maka di peroleh data dari keseluruhan responden yangpositif TB sebanyak 1 orang.
  2. Di Kabupaten Tobasa terdapat 100responden. Dari 100 responden didapat 21 responden yang diduga positif TB. Setelah pemeriksaan selama 3 hari maka di peroleh data keseluruhan responden negatif TB.
  3. Di Kabupaten Dairi terdapat 100 orang responden. Dari 100 respondendidapat 35 responden yang diduga positif TB. Setelah pemeriksaan selama 3 hari maka di peroleh data keseluruhan responden negatif TB.
  4. Di Kabupaten Samosir terdapat 100 orang responden. Dari 100 responden at 31 responden yang diduga positif TB. Setelah pemeriksaan selama 3 hari maka di peroleh data keseluruhan responden negatif TB.
  5. Di Kabupaten Karo terdapat 100responden. Dari 100 respondendidapat 26 responden yang diduga positif TB. Setelah pemeriksaan selama 3 hari maka di peroleh data keseluruhan responden negatif TB.
  6. Di Kabupaten Taput terdapat 100 orang responden. Dari 100 respondendidapat 8 responden yang diduga positif TB. Setelah pemeriksaan selama 3 hari maka di peroleh data keseluruhan responden negatif TB.
  7. Di Kabupaten Humbahas terdapat 100 orang responden a. Dari 100 respondendidapat 8 responden yang diduga positif TB. Setelah pemeriksaan selama 3 hari maka di peroleh data keseluruhan responden negatif TB.

         Penyakit Tuberkolusis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Myobacterium Tuberculosis), sebagian besar kuman ini menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ lain seperti tulang. Kuman ini berbentuk batang, mempunyai sifat khusus, yaitu tahan terhadap asam pada pewarnaan. Oleh karena itu, disebut juga Basil Tahan Asam (BTA), kuman TB cepat mati dengan sinar matahari langsung, tetapi dapat bertahan hidup beberapa jam di tempat yang gelap dan lembab. Saat batuk atau bersin, penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak). Droplet yang mengandung kuman dapat bertahan di udara pada suhu kamar selama beberapa jam. Orang dapat terinfeksi kalau droplet tersebut terhirup ke dalam saluran pernafasan. Selama kuman TB masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernafasan, kuman TB tersebut dapat menyebar dari paru-paru ke bagian tubuh lainnya melalui sistem peredaran darah, sistem saluran limpa, saluran nafas, atau penyebaran langsung ke bagian-bagian tubuh lainnya.

       Resiko penularan setiap tahun (Annual Risk of Tuberculosis Infection=ARTI) di Indonesia dianggap cukup tinggi dan bervariasi abatara 1-2%. Pada daerah dengan ARTI sebesar 1% berarti setiap tahun diantara 1000 penduduk, 10 orang akan terinfeksi. Sebagian besar dari orang yang terinfeksi tidak akan menjadi penderita TB, hanya 10% dari yang tidak terinfeksi yang akan menjadi penderita TB. Berdasarkan keterangan tersebut, dapat diperkirakan bahwa daerah dengan ARTI 1%, maka diantara 100000 penduduk rata-rata terjadi 100 penderita tuberculosis setiap tahun, 50% penderita adalah BTA positif. Faktor yang memengaruhi kemungkinan seseorang menjadi penderita TB adalah daya tahan tubuh yang rendah, diantaranya karena gizi buruk . Secara umum, orang yang beresiko tinggi menderita TB adalah orang yang terinfeksi bakteri TB atau orang yang memiliki kondisi imunitas tubuh lemah. Faktor-faktor resiko TB antara lain:

  • Penderita HIV
  • Pengguna obat-obatan terlarang
  • Kebiasaan merokok (2x resiko non-perokok)
  • Pecandu alkohol
  • Penderita diabetes mellitus
  • Resiko-resiko yang berhubungan dengan kemiskinan (kepadatan penduduk berlebihan & malnutrisi)
  • Pengobatan medis tertentu yang melemahkan kondisi imunitas tubuh
  • pencemaran udara (polusi)
  • Penularan oleh suspek TB (interaksi sehari-hari dengan pasien TB)

 

Komentar (0)

Komentar hanya diizinkan ke pengguna yang memiliki akun aktif pada web ini. Silahkan login atau mendaftar disini untuk meninggalkan komentar.